POLRES GUNUNGKIDUL PRESS CONFRENCE PENGUNGKAPAN 4 KASUS

POLRES GUNUNGKIDUL PRESS CONFRENCE PENGUNGKAPAN 4 KASUS

GUNUNGKIDUL - Awal tahun 2018, Polres Gunungkidul berhasil mengungkap pelaku Kejahatan di 4 TKP. Pengungkapan kasus tersebut digelar Press Conference Kamis pagi, (11/1/2018) di Mapolres Gunungkidul dengan dihadiri puluhan awak media.

Pengungkapan 4 TKP tersebut diantaranya kasus pembobol Bank swasta di wilayah Semin dengan tersangka MR, 28 tahun, Swasta, warga Surakarta, Jawa Tengah. Pengungkapan kasus perampasan yang terjadi di wilayah Panggang dengan tersangka RD, 18 tahun, Pelajar, Mlati, Sleman dan inisial FN, 17 tahun, Pelajar, Mlati, Sleman.  Pengungkapan kasus pencurian kayu di Paliyan tersangka PR, 60 tahun, Tani, warga Panggang dan inisial AP, 53 tahun, Tani warga Panggang, Gunungkidul.

Selain 3 kasus tersebut, kasus perjudian tkp Nglipar tersangka ada 4, inisial WW, 19 tahun, Swasta, alamat Pengkol, Nglipar, inisial WD, 32 tahun, Swasta, Kedungpoh Nglipar, inisial SIS, 34 tahun, Swasta, Kedungkeris, Nglipar, inisial NG, 41 tahun, Petani, warga Pengkol, Nglipar.

Wakapolres Gunungkidul, Kompol Verena Sri Wahyuningsih, SH, M.Hum, yang didampingi Kasat Reskrim AKP Rudi Prabowo, SIK, Kapolsek Nglipar AKP Kasiwon, Kasubbag humas Iptu Ngadino dan Kanit Buser Ipda Ari menjelaskan kasus kriminalitas yang berhasil diungkap ada 4 macam mulai dari perjudian, pencurian pemberatan, pencurian kekerasan hingga perampasan dan penebangan kayu hutan.

Motif para pelaku, menurut Wakapolres Kompol Verena Sri Wahyuningsih, SH, M.Hum, hampir sama. Yakni untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari dengan cara mengambil jalan pintas dan mudah.

Dari seluruh kasus yang terungkap tersebut, diketahui satu orang pelaku masih berstatus sebagai pelajar, merupakan tersangka kasus perampasan di wilayah Kecamatan Panggang.

Yang semulanya ada empat orang pelajar, namun setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif  yang lain hanya sebagai saksi," imbuh Kompol Verena.

Seluruh jajaran yang telah berhasil mengungkap kasus pada awal tahun ini. Ia berharap, dari peristiwa ini dapat menekan angka kejahatan di Gunungkidul.

Hal ini merupakan sock terapi peringatan kepada para pelaku kriminalitas bahwa Sat Reskrim Polres Gunungkidul  akan menindak tegas dan tidak akan pandang bulu, imbuh Wakapolres.    (Hms Res Gnk)